~tarawih di At-Tin~

6 Sep 2010

Sore itu langit Jakarta mendung … seolah ikut memahami keadaan mata hatiku yang selalu mendung sejak tiga hari yang lalu. Dan sudah sejak tiga hari yang lalu pula … saya berniat sangat ingin berkunjung sekaligus beribadah di masjid At-Tin … sekalian melihat suasana buka puasa Ramadhan tahun 1431 H ini sambil ngabuburit di Attin.

masjid-at-tin-tampak-depan_3411_s.jpg

Sesampai dipintu gerbang Masjid Agung AT-TIN Yayasan Ibu Tien Soeharto itu, hari masih cerah seolah-olah ingin menawarkan suasana yang ceria penuh nuansa gembira.

13062010346.jpg

Inilah Masjid At-Tin yang megah diantara dua masjid megah dikawasan TMII, satu lagi Masjid Diponegoro. Masjid At-Tin luasnya 70.000 meter persegi dengan kapasitas sekitar 9.000 orang didalam masjid dan 1.850 diselasar tertutup dan plaza.

Masjid Diponegoro - gambar2 yang diatas diambil dari rumah om gogle

***

Saya sampai dipelataran parkir masjid AtTin waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIB … alangkah ramainya suasana halaman masjid ini … :P

[singlepic=13,320,240,,]Langkah kaki saya ayunkan kesisi kanan halaman masjid (sebelah kiri parkir mobil) mengunjungi tenda putih yang mirip tenda-tenda di padang arafah di musim haji di Saudi. Disitu para pedagang kaki lima menggelar jualannya.
[singlepic=11,320,240,,]Salah satu stand yang sudah lebih dulu dikunjungi para jamaah.
[singlepic=12,320,240,,]Gadis ini tertegun takut atau malu … entahlah, langkah terhenti waktu saya mengambil gambar di depan stand itu.

***
Karena hari sudah mendekati waktu buka puasa tiba, maka buru-buru saya berajak masuk kedalam masjid menuju lantai bawah masjid.

[singlepic=20,320,240,,]

Dibawah tangga … masjid sudah dipenuhi ibu-ibu yang sudah mengatur posisi duduk dan sap … kenapa tidak diatas ya? … dalam hati saya bertanya pada diri sendiri … yuhuii, saya tidak bawa temans … hikss

[singlepic=18,320,240,,]
Namun langkah … kaki terhenti melihat kertas karton yang ditempelkan pada kain pembatas ruangan persis dibawah tangga untuk masuk ke ruang shalat. Rupanya tempat ini spesial untuk kaum ibu yang sudah lanjut usia yang masih semangat ikut i’tikap.
[singlepic=22,320,240,,]
Dalam ruangan yang sudah dibatasi itu seorang ibu lansia kayaknya sedang shalat sunnah menjelang buka puasa (agak gelap hasil picsnya, tetapi ruangan ini terang …)

***
[singlepic=32,320,240,,]
Saya sampai ke tempat pendaftaran peserta I’tikaf, langsung ikut antri disitu mendaftarkan diri sebagai peserta I’tikaf.

Petugas disitu kelihatan sedang menjelaskan tata cara pelaksaan I’tikaf kepada calon peserta.
[singlepic=6,320,240,,]
Saya ikut mendaftarkan diri acara i’tikaf untuk tanggal 4 September (malam ke 26), 5 September (malam ke 27) dan 6 September (malam ke 28) dan membayar setiap malam @ Rp. 20.000,- (kupon itu tanda bukti bayar)

[singlepic=8,320,240,,]
Jadwal acara i’tikaf
[singlepic=7,320,240,,]

Buku saku berisi do’a dijual dgn harga @ Rp. 1.000,- (seribu rupiah).

***

[singlepic=16,320,240,,]

Kemudian saya … meneruskan langkah menuju tempat wudhu laki-laki, namun langkah tertegun melihat barisan antrian ibu dan anak … ada apa rupanya?
[singlepic=10,320,240,,]
Rupanya tempat pembagian air teh manis hangat
[singlepic=17,320,240,,]
Seorang gadis tak memakai jilbab sedang mengambil air itu dan dituangkan ke dalam gelasnya.
***

Seusai mengambil … wudhu, saya kembali menuju arah semula tadi, mencari tempat pembagian … tajjil... berupa nasi bungkus untuk buka puasa.
[singlepic=31,320,240,,]
Para kaum ibu sudah membawa tajjil ditangannya … sayang saya tidak sempat mengabadikan pembagian tajjil untuk kaum ibu.

[singlepic=21,320,240,,]

Segera saja saya menuju ketempat pembagian tajjil kaum bapak, dari jauh kelihatan barisan antrian sudah panjang diantaranya anak laki-laki tanggung … mereka jamaah masjid?

[singlepic=24,320,240,,]
Lihat sobat maya … barisan antrian sudah panjang … dalam hati saya bertanya, alangkah banyak jamaah masjid ini. Atau orang yang hanya ingin mendapatkan sediaan buka puasa gratis?

[singlepic=26,320,240,,]

Dengan seizin panitia masjid saya berusaha masuk sampai kedepan tempat pembagian tajjil … ingin mengambil momen yang menarik.

[singlepic=25,320,240,,]
Nasi box mulai dibagikan … dengan tertib para peminta tajjil maju kedepan meja mengambil satu persatu nasi box yang disusun oleh panitia diatas meja.
***

Akhirnya … waktu buka puasa tiba, dengan bekal yang dibawa dari rumah saya berbuka puasa seadanya … namun hati puas bisa ‘ibadah bersama orang-orang yang tadi antri mengambil tajjil.

[singlepic=30,320,240,,]
Sedangkan … peserta i’tikaf memdapat ruangan tersendiri dan mereka dengan santai menikmati santapan tajjil dengan lesehan… iyaa, mereka bayar sihhh.

Dan kemudian … sayapun ikut shalat magrib berjamaah bersama mereka dilantai bawah itu.

***
Tatkala azan shalat Isya pun bergema … suaranya merdu sangat dan saya pun segera naik ke lantai dua … ke ruang shalat utama …

kubah-mesjid-at-tin-dari-dalam_3409_l.jpg

gambar dari om gugel
Begitu memasuki ruang shalat utama, saya menebarkan mata lebar-lebar ke atas … alangkah megah interior qubah masjid At-Tin ini.

[singlepic=29,320,240,,]
Saya langsung menuju ke arah mihrab … dan mendekati mimbar yang disitu telah tercantum slogan dan jadwal Gema I’tikaf 1431 H

[singlepic=28,320,240,,]
Setelah selesai melaksanakan shalat Isya berjamaah … pada waktu pelaksanaan tauziah singkat … dengan malu-malu saya coba ambil gambar para jamaah kaum laki-laki disebelah kanan

[singlepic=27,320,240,,]
Kemudian kamera saya arahkan ke kiri … agak kebelakang ketempat jamaah kaum ibu, gambarnya kurang jelas … namun kelihatan bentangan kain pembatas antara jamaah kaum laki-laki dengan jamaah kaum ibu.

***
Pada waktu … selesai rakaat ke 8 shalat tarawih, saya lihat banyak jamaah laki-laki yang bangkit meninggalkan tempatnya dan keluar dari sap, mundur kebelakang. Saya pun ikut menyusun sap baru … siap2 melaksanakan shalat witir berjamaah.

Sap kaum laki-laki kelihatannya sudah agak ‘maju kedepan … karena jamaah yang ikut taraweh 11 rakaat sudah ada pulang. Jamaah ini terus melaksanakan shalat taraweh dan witir 23 rakaat.
[singlepic=4,320,240,,]
Kaum ibu yang ikut tarawih 11 rakaat juga siap-siap beres-beres ataupun dandan atau merapikan diri sebelum turun ke lantai dasar. Sedangkan jamaah ibu-ibu yang ikut shalat taraweh dan witir 23 rakaat meneruskan ibadahnya. *smile*

[singlepic=9,320,240,,]
Sayapun ikut keluar dari ruangan itu … waktu menuju halaman parkir terlintas dalam pikiran … para jamaah laki-laki (tua muda dan anak2) yang pada ikut antri pembagian tajjil tadi kayaknya tidak terlihat pada waktu shalat taraweh.
***
Pada kemana ya? Apa mereka langsung pulang sesudah shalat magrib.
Ah, entahlah. Urusan ibadah masalah kita masing-masing dengan Allah SWT.
***
Dan sebelum pulang kembali saya menatap masjid dari arah belakang… Alangkah indah masjid At-Tin ini dengan interior khas Jawa …
Dan akhirnya … dalam hati saya berbisik … mudah-mudahan Ramadhan 1432 H tahun depan kita masih dipertemukan oleh Allah SWT. Amin!
***

PS : para sobat maya …. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H - Minal aidin walfaidzin … mohon maaf lahir & bathin.
***


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post